Pentingnya Label Untuk Produk UMKM

Pentingnya label untuk produk UMKM. Label atau merek sangat penting bagi produk UMKM, apalagi untuk produk barang. Setiap produk yang dipasarkan hendaknya memiliki keunikan tersendiri agar mudah diingat oleh pelanggan. Selain itu, dengan adanya label/merek akan lebih mempermudah dalam melakukan promosi.

pentingnya merek untuk UMKM

Sebelum memproduksi sebuah produk, biasanya para pelaku UMKM telah memikirkan terlebih dahulu merek apa yang akan menjadi merek dari produk nya. Hal ini sangat penting sekali, karena merek inilah yang nanti nya akan menjadi identitas dari produk itu. Dengan ada nya merek, tentunya akan mempermudahkan dalam melakukan promosi khusus nya di sosial media.

Namun, apabila merek tidak mendapat respon bagus dari pasar, atau dirasa kurang unik, tidak ada salahnya untuk mengganti merek dari produk untuk mendapatkan respon pasar yang sesuai harapan.

Seperti dikutip dari detik.com, dalam kunjungan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf ke Banyuwangi pada hari Sabtu (8/10/2016), Bapak Triawan menyayangkan proses penjualan yang selama ini terjadi terhadap produk lokal yang dibuat sendiri oleh masyarakat setempat.

Berikut beberapa pernyataan Bapak Triawan yang dikutip dari detik.com tentunya menjadi perhatian bagi rekan rekan UMKM.

“Kerajinan di sini banyak dipesan tapi di-brand di luar negeri. Saya ingin semua dilakukan di Banyuwangi, dikemas dan di-brand juga di Banyuwangi”.

“Orang Indonesia kadang kalau merk luar negeri baru mereka mau pakai. Padahal kualitas kita lampui mereka, anyaman yang bagus itu di jepang udah pasti sangat laku. Digencarkan di dalam negeri terlebih dahulu seharusnya”.

“Harusnya bisa dikonsumsi oleh orang Indonesia sendiri. Ini kan meningkatkan pendapatan perkapita yang sangat drastis”.

Dari pernyataan Kepala Badan Ekonomi Kreatif dapat diambil kesimpulan bahwa Pentingnya Label Untuk Produk UMKM agar mampu bersaing di pasar internasional. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika rekan rekan harus memikirkan secara matang mengenai merek/label yang akan digunakan pada produk yang akan dipasarkan. Setelah mendapat merek yang unit lakukan pendaftaran merek ke pemerintah melalui Ditjen HKI ( Drektorat Jenderal Hak dan Kekayaan Intelektual) agar merek anda tidak ditiru oleh orang lain.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *