Penjualan klakson telolet makin nyaring

JAKARTA. Euforia Om Telolet Om berimbas positif pada pedagang klakson pada umumnya. Salah satu cerita , saya dapat dari pengakuan pedagang klakson di daerah Kota Tangerang.

Ia menyatakan, penjualan klakson telolet khas bus antarkota ini naik empat sampai lima kali lipat dari biasanya. Sekarang tiap hari bisa melayani 20 – 30 pesanan, itu diluar pesanan untuk klakson yang biasa. Yang memesan pun tidak hanya dari kalangan supir bus besar atau truk, namun beberapa orang memesan klakson ini untuk dipasang dimobil pribadi.

Penjualan klakson telolet mulai meroket semenjak awal bulan november, dikarenakan banyak nya media masa yang meliput berita mengenai euforia anak – anak yang senang menunggu dipinggir jalan untuk mendengarkan suara klakson dari bus yang lewat. Apalagi sekarang sudah diliput oleh media nasinal, TV dan media sosial.

Keuntungan dari penjualan dari klakson telolet ini pun tidak tanggung – tanggung, setiap klakson bisa mengambil margin 30%-50% dari harga jual. Tidak hanya di bengkel saja yang menjual klakson telolet, adapula yang menjual klakson telolet melalui online. Dengan harga jual berkisar antara 500rb – 1jt rupiah, pedagang bisa meraih omzet 20jt dalam sehari, tentu nya hal ini cukup besar, apalagi jika sahabat berjualan secara online dan menjadi dropshiper.

Memang, memanfaatkan tren yang ada dapat mendatangkan keuntungan yang berlipat dan cepat. Bagaimana sahabat rumahumkm tertarik untuk berjualan klakson Telolet ??

foto : kontan.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *